• Kontak Kami
  • Hotline : 0822 5772 5887
  • SMS : 0822 5772 5887
  • BBM : DC7FE735

Kontak Kami

( pcs) Checkout

Mohon baca peraturan dan cara pemesanan sebelum memesan Diutamakan pemesanan melalui website demi keamanan dan keakuratan data pesanan anda Harap membaca keterangan produk secara detail sebelum melakukan pertanyaan ke customer servise kami Harga sudah tercantum di setiap detail produk, jadi jangan di tanyakan lagi
Beranda » Artikel Terbaru » Metode Tanam Benang Menjadi Tren Saat Ini

Metode Tanam Benang Menjadi Tren Saat Ini

Diposting pada 18 Februari 2017 oleh bazarkosmetika.com

Saat ini, dunia kecantikan sedang dihebohkan dengan metode tanam benang. Ini merupakan metode peremajaan kulit wajah tanpa operasi. Metode ini melibatkan proses penanaman benang pada jaringan di bawah kulit Anda.
Tanam benang kerap dipakai untuk membuat wajah terlihat lebih muda, seperti mengencangkan kulit dan menghilangkan keriput. Tidak seperti operasi plastik, meremajakan kulit dengan tanam benang tidak membutuhkan banyak tindakan pada jaringan kulit (kurang invasif). Selain itu, proses pengerjaan dan waktu pemulihannya lebih cepat, prosedurnya tidak menyakitkan serta harganya tidak menguras kantong.
Seperti Apa Prosedurnya?
Sebelum menjalani tanam benang, dokter akan menyuntik obat bius lokal di area wajah yang ingin diproses. Setelah itu, dokter mulai memasukkan benang khusus ke bawah kulit. Benang yang tertanam di bawah kulit wajah berguna untuk menciptakan efek yang bisa mengangkat kulit dan mengencangkan jaringan lunak wajah.
Benang yang dipakai adalah jenis yang dapat diserap oleh kulit.
Prosedurnya ini biasanya memakan waktu sekitar 30-40 menit. Usai melakukan tanam benang, Anda sudah bisa meninggalkan rumah sakit atau klinik kecantikan. Dalam sehari atau dua hari, Anda sudah bisa merasakan hasilnya.
Efek Samping dan Risikonya
Usai menjalani tanam benang, efek samping yang mungkin terjadi yaitu nyeri di belakang telinga dan rasa tidak nyaman pada wajah. Anda juga mungkin mengalami pembengkakan, memar, atau sulit membuka mulut.
Jika kulit wajah Anda mengerut, Anda tidak perlu khawatir karena biasanya efek ini dapat memudar dalam kurun waktu 14-21 hari.
Meski prosedur ini tergolong tindakan yang minim invasif, risiko mengalami komplikasi tetap ada.

Berikut beberapa risiko komplikasi yang mungkin terjadi:
Infeksi.
Nyeri di area ujung benang.
Akumulasi darah (hematoma).
Benang putus.
Benang bergeser.
Benang dapat terlihat.
Muncul benjolan pada kulit (granuloma).
Kesimpulannya
Prosedur tanam benang memang bisa membantu meremajakan kulit wajah. Ketimbang operasi plastik, mengencangkan wajah dengan cara ini tergolong murah. Harga satu benang berkisar antara 100 ribu hingga jutaan rupiah. Bandingkan dengan operasi plastik yang harganya bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.
Tapi, peremajaan kulit memakai metode tanam benang sifatnya hanya sementara. Efeknya hanya berlangsung satu hingga dua tahun saja. Setelah itu, benang baru harus kembali ditanam untuk menjaga tampilan kulit wajah Anda.
Melihat efek samping dan risiko yang mungkin dapat terjadi saat prosedur, apalagi jika Anda harus mengulang-ulang tindakan yang sama guna mempertahankan efeknya, para ahli menetapkan bahwa tanam benang tidak cocok digunakan untuk peremajaan kulit.
Jika Anda ingin mencoba tanam benang, disarankan untuk mengonsultasikan ke dokter secara lengkap mengenai sisi positif dan negatif dari prose

Bagikan informasi tentang Metode Tanam Benang Menjadi Tren Saat Ini kepada teman atau kerabat Anda.

Metode Tanam Benang Menjadi Tren Saat Ini | Produk Kosmetik dan Kecantikan Online Murah

Komentar dinonaktifkan: Metode Tanam Benang Menjadi Tren Saat Ini

Maaf, form komentar dinonaktifkan.

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
STOK HABIS
SIDEBAR